Jakarta , Media-permako.co.id — Kabar duka yang mendalam menyelimuti seluruh anggota Keluarga Besar Daisuli atas berpulangnya sosok pelayan Tuhan yang setia, Nusye Resye Dahoklori, pada hari Jumat, 20 Februari 2026, di rumah sakit. Kepergian almarhum menjadi kehilangan yang sangat berarti, tidak hanya bagi keluarga inti, tetapi juga bagi jemaat dan seluruh umat yang pernah merasakan sentuhan pelayanan dan ketulusannya.
Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai pelayan umat di gereja sekaligus pembantu pendeta yang penuh dedikasi. Ia melayani dengan hati yang tulus, rendah hati, dan penuh tanggung jawab.
Dalam setiap ibadah, kegiatan gerejawi, kunjungan doa, hingga pelayanan sosial, almarhum selalu hadir memberikan tenaga, waktu, serta pengabdiannya tanpa pamrih. Kesetiaan dan ketekunannya menjadi teladan iman yang nyata bagi banyak orang.
Almarhum disemayamkan di rumah duka di wilayah Cilincing, Jakarta Utara. Suasana haru menyelimuti rumah duka, di mana keluarga, sahabat, serta jemaat datang silih berganti memberikan penghormatan terakhir dan dukungan doa bagi keluarga yang ditinggalkan.
Pujian dan doa dinaikkan sebagai bentuk penyerahan diri kepada kehendak Tuhan, sekaligus sebagai penguatan iman di tengah duka.
Rencananya, ibadah pelepasan serta pemakaman akan dilaksanakan pada hari Senin, 23 Februari 2026, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rorotan, Jakarta Utara.
Prosesi pemakaman akan berlangsung secara khidmat dalam ibadah Kristen, sebagai tanda penyerahan almarhum ke dalam tangan kasih Tuhan yang penuh rahmat.
Di tengah kesedihan yang dirasakan, Keluarga Besar Daisuli tetap berpegang teguh pada janji firman Tuhan sebagai sumber pengharapan. Sebagaimana tertulis dalam Injil Yohanes 11:25:
“Akulah kebangkitan dan hidup; barang siapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati.”
Firman Tuhan tersebut menjadi penguatan bahwa kematian bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari kehidupan kekal bersama Bapa di Surga bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya.
Pengharapan iman inilah yang menguatkan keluarga untuk tetap berserah dan percaya pada rencana Tuhan yang indah pada waktunya.
Keluarga Besar Daisuli menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah memberikan doa, perhatian, serta penghiburan. Kiranya Tuhan senantiasa memberikan kekuatan, damai sejahtera, dan pengharapan kepada keluarga yang berduka.
Selamat jalan, Nusye Resye Dahoklori. Engkau telah menyelesaikan pertandingan imanmu dengan setia. Pelayanan dan kasih yang telah engkau taburkan akan selalu dikenang, dan namamu akan tetap hidup dalam kenangan serta doa kami semua.
Keluarga Besar Dasuli
(Anisa,S.H)
