Jakarta Timur , Media- permako.co.id ( 12/02/2026) -– Lift (elevator) di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di Jalan Dr. Sumarno, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, tepatnya di depan Pengadilan Negeri Jakarta Timur, dilaporkan sudah tidak berfungsi selama kurang lebih satu minggu.
Akibat lift yang mati total tersebut, masyarakat pengguna jalan yang hendak menyeberang terpaksa harus naik dan turun tangga secara manual. Kondisi ini dinilai cukup menyulitkan, terutama bagi para lansia, ibu-ibu, serta warga yang memiliki keterbatasan fisik.
Beberapa warga mengaku kesulitan saat harus menaiki anak tangga JPO yang cukup tinggi.
“Sudah seminggu liftnya mati. Kami terpaksa naik turun tangga. Kalau masih muda mungkin tidak masalah, tapi bagi orang tua sangat berat,” ujar salah satu pengguna jalan.
Situasi ini dinilai ironis, mengingat fasilitas lift pada JPO tersebut dibangun untuk membantu masyarakat agar dapat menyeberang dengan aman dan nyaman, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas.
Namun, dengan kondisi lift yang tidak berfungsi, tujuan tersebut belum bisa dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.
Warga berharap agar lift segera diperbaiki dan adanya penambahan jam operasional. Saat ini, lift diketahui beroperasi mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.
Menurut masyarakat, jam tersebut dinilai belum efektif karena tidak menyesuaikan dengan waktu sibuk warga.
Warga mengusulkan agar jam operasional dimulai lebih pagi, sekitar pukul 05.30 WIB hingga pukul 20.00 WIB. Pasalnya, waktu tersebut merupakan jam sibuk, terutama bagi masyarakat yang berangkat dan pulang kerja, pergi ke pasar, maupun menjalankan aktivitas lainnya.
“Kalau bisa jam operasionalnya ditambah. Karena jam 8 pagi itu sudah banyak orang lewat. Begitu juga sore hari setelah jam 4, masih ramai orang pulang kerja dan beraktivitas,” tambah warga.
Masyarakat berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat segera merespons keluhan ini, tidak hanya dengan memasang tulisan pemberitahuan di depan pintu lift, tetapi juga dengan tindakan nyata berupa perbaikan dan penyesuaian jam operasional demi keselamatan serta kenyamanan bersama.
(Nyimas)
